lbh-apik.or.id – Lenovo akhirnya menjawab penantian panjang para penggemar handheld gaming.
Di ajang CES 2026, Lenovo memperkenalkan Legion Go 2 dengan dukungan SteamOS.
Perangkat ini akan meluncur pada Juni dengan harga mulai 1.199 dolar AS.
Kehadiran ini langsung menarik perhatian gamer PC.
Banyak pengguna menilai SteamOS lebih cocok untuk perangkat genggam dibanding Windows.
“Baca Juga: Poco X7 Pro Teratas di AnTuTu, MediaTek Unggul di Kelas Menengah“
SteamOS Mengubah Pengalaman Gaming Handheld
Lenovo menggunakan perangkat keras yang sama seperti versi Windows.
Namun, Lenovo mengganti sistem operasi dengan SteamOS yang lebih sederhana.
SteamOS menawarkan navigasi cepat dan antarmuka ramah kontroler.
Pengguna juga mendapat ekosistem Steam yang terintegrasi penuh.
Meski begitu, Lenovo tetap menghadapi tantangan besar.
Developer masih lebih sering mengoptimalkan game untuk Steam Deck.
Steam Deck juga memiliki label kompatibilitas khusus di toko Steam.
Spesifikasi Tetap, Fokus pada Kenyamanan
Legion Go 2 SteamOS tetap membawa layar OLED 8,8 inci.
Resolusi layar mencapai 1.920 x 1.200 piksel dengan refresh rate 144Hz.
Layar tersebut menghadirkan visual halus dan tajam.
Teknologi VRR membantu menjaga tampilan tetap stabil.
Lenovo menyediakan dua pilihan performa.
Varian pertama memakai AMD Ryzen Z2 dengan RAM 16GB.
Va the rian ini juga membawa penyimpanan internal 1TB.
Varian kedua menggunakan Ryzen Z2 Extreme.
Konfigurasi ini hadir dengan RAM 32GB dan penyimpanan 2TB.
Fitur Lengkap, Namun Bobot Jadi Catatan
Lenovo tetap menyematkan fitur khas Legion Go.
Perangkat ini memiliki slot microSD dan kickstand bawaan.
Kontroler yang dapat dilepas memberi fleksibilitas tambahan.
Baterai 74Wh mendukung sesi bermain yang lebih lama.
Namun, bobot perangkat mencapai sekitar satu kilogram.
Ukuran ini membuat Legion Go 2 terasa besar untuk sebagian pengguna.
Harga Premium dan Persaingan Ketat
Harga awal 1.199 dolar AS menempatkan Legion Go 2 sebagai produk premium.
Lenovo belum mengumumkan harga untuk varian Ryzen Z2 Extreme.
Dengan harga tersebut, konsumen pasti membandingkan banyak opsi.
Beberapa gamer mungkin melirik laptop gaming entry-level.
Benchmark awal juga menunjukkan performa tinggi.
Legion Go 2 bahkan mengungguli pesaing seperti MSI Claw A8.
Menunggu Juni Jadi Ujian Penting Lenovo
Jeda rilis hingga Juni memberi ruang penyempurnaan sistem.
Lenovo bisa memastikan SteamOS bekerja optimal dengan kontroler uniknya.
Namun, waktu panjang juga memberi peluang bagi kompetitor.
Pasar handheld gaming berkembang sangat cepat dan agresif.
Pada akhirnya, Legion Go 2 SteamOS memperkaya pilihan konsumen.
Perangkat ini menggabungkan layar besar, performa tinggi, dan sistem sederhana.
Kini, publik hanya perlu menunggu apakah harga premium sepadan dengan pengalaman nyata.
“Baca Juga: Realme 16 Pro Series Hadir dengan Baterai Jumbo 7.000mAh“









