lbh-apik.or.id – Apple dikabarkan akan menghidupkan kembali fitur Touch ID pada iPhone Ultra. Perangkat ini disebut sebagai iPhone lipat pertama yang sedang disiapkan perusahaan.
Laporan terbaru menyebut Apple mengambil keputusan tersebut karena alasan desain. Perusahaan membutuhkan lebih banyak ruang di dalam perangkat yang sangat tipis.
Menurut bocoran yang beredar, iPhone Ultra memiliki ketebalan sekitar 4,5 hingga 4,8 mm saat terbuka.
Dimensi tersebut membuat Apple kesulitan menempatkan komponen Face ID yang berukuran lebih besar.
Karena itu, Apple mulai mempertimbangkan Touch ID sebagai solusi yang lebih praktis.
“Baca Juga: Xiaomi 18 Pro Siap Bawa Layar Belakang Lebih Besar“
Desain Tipis Membatasi Penggunaan Face ID
Face ID membutuhkan beberapa sensor untuk mengenali wajah pengguna.
Sensor tersebut memerlukan ruang yang cukup besar di dalam perangkat.
Masalah menjadi lebih rumit karena iPhone Ultra memiliki dua layar. Jika Apple menggunakan Face ID penuh, perusahaan perlu menyediakan lebih banyak komponen.
Kondisi itu dapat mengurangi ruang untuk baterai dan komponen lainnya.
Karena alasan tersebut, Apple kemungkinan memindahkan sistem keamanan ke sensor sidik jari.
Bocoran menyebut perusahaan akan menanamkan Touch ID pada tombol daya di sisi perangkat.
Langkah ini memungkinkan Apple mempertahankan desain tipis tanpa mengorbankan keamanan.
Touch ID Pernah Menjadi Andalan iPhone
Apple menggunakan Touch ID selama bertahun-tahun sebelum memperkenalkan Face ID.
Perusahaan mulai mengganti Touch ID dengan Face ID saat meluncurkan iPhone X pada 2017.
Setelah itu, Apple secara bertahap menghapus pemindai sidik jari dari lini iPhone premium.
Touch ID masih bertahan pada beberapa model tertentu hingga 2022.
Kini, Apple berpotensi membawa kembali teknologi tersebut melalui iPhone Ultra.
Jika hal itu terjadi, banyak pengguna kemungkinan menyambutnya dengan antusias.
iPhone Ultra Tetap Hadir dengan Fitur Premium
Meski berpotensi kehilangan Face ID, iPhone Ultra tetap menawarkan sejumlah keunggulan menarik.
Bocoran menyebut perangkat ini membawa baterai berkapasitas 5.800 mAh.
Kapasitas tersebut lebih besar dibanding beberapa ponsel lipat pesaing.
Apple juga disebut akan menambahkan sistem pendingin khusus untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil.
Selain itu, perusahaan kemungkinan mengganti Dynamic Island dengan desain kamera berbentuk lubang kecil.
Pendekatan ini memberi ruang layar yang lebih luas dan tampilan yang lebih bersih.
Apple Ingin Hadirkan Ponsel Lipat yang Ringkas
Apple juga berfokus pada kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan perangkat yang lebih ringkas dibanding beberapa pesaing.
Meski tidak menjadi ponsel lipat paling tipis di pasar, iPhone Ultra diperkirakan menawarkan pengalaman genggam yang nyaman.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa Apple tidak hanya mengejar spesifikasi tinggi.
Perusahaan juga memperhatikan kenyamanan pengguna saat membawa dan menggunakan perangkat.
Mengapa Apple Tidak Menggunakan Dua Sistem Sekaligus?
Banyak penggemar bertanya mengapa Apple tidak menghadirkan Face ID dan Touch ID sekaligus.
Kedua teknologi tersebut sebenarnya dapat saling melengkapi.
Namun, Apple tampaknya ingin menjaga desain tetap tipis dan sederhana.
Penambahan dua sistem keamanan sekaligus dapat meningkatkan kebutuhan ruang di dalam perangkat.
Selain itu, langkah tersebut berpotensi meningkatkan biaya produksi.
Karena itu, Apple kemungkinan memilih satu sistem yang paling sesuai dengan desain iPhone Ultra.
Touch ID Bisa Membuka Arah Baru bagi iPhone
Kembalinya Touch ID dapat menjadi perubahan besar bagi Apple.
Jika pengguna memberikan respons positif, Apple mungkin mempertimbangkan fitur serupa pada model lain.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa Apple bersedia menyesuaikan strategi demi mewujudkan desain yang lebih ambisius.
Sampai saat ini, perusahaan masih merahasiakan detail resmi iPhone Ultra.
Namun, berbagai bocoran yang beredar menunjukkan bahwa perangkat ini akan menjadi salah satu produk Apple yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, perhatian publik tertuju pada keputusan Apple berikutnya. Banyak pengguna menunggu jawaban apakah Touch ID benar-benar akan kembali bersama iPhone Ultra.
“Baca Juga: Galaxy S26 FE Muncul di WPC, Peluncuran Kian Dekat“









