lbh-apik.or.id – Apple dikabarkan akan menerapkan strategi peluncuran yang mirip dengan iPhone X untuk iPhone Ultra.
Ponsel lipat pertama perusahaan ini diperkirakan hadir dengan jumlah unit yang sangat terbatas pada awal penjualan.
Laporan terbaru dari analis Ming-Chi Kuo menyebut Apple akan memperkenalkan iPhone Ultra bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Namun, konsumen kemungkinan harus menunggu lebih lama untuk melakukan pemesanan dan menerima perangkat.
“Baca Juga: Perbedaan Google Pixel AS dan Global, Mana Lebih Baik?“
Produksi Awal Masih Sangat Terbatas
Menurut Ming-Chi Kuo, Apple hanya menargetkan produksi sekitar 7 hingga 8 juta unit iPhone Ultra pada paruh kedua 2026.
Namun, jumlah perangkat yang siap sebelum peluncuran diperkirakan jauh lebih sedikit.
Apple kemungkinan hanya memiliki sekitar 500 ribu hingga 1 juta unit pada kuartal ketiga 2026.
Jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Kedua model itu diperkirakan memiliki stok awal sekitar 20 hingga 22 juta unit.
Perbedaan tersebut membuat iPhone Ultra berpotensi menjadi produk Apple yang sulit diperoleh pada masa awal peluncuran.
Apple Ulangi Strategi iPhone X
Strategi ini mengingatkan pada peluncuran iPhone X pada 2017.
Saat itu, Apple mengumumkan iPhone X bersamaan dengan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus.
Namun, perusahaan baru membuka pemesanan beberapa minggu setelah acara peluncuran.
Penjualan resmi juga dimulai lebih lambat dibandingkan model iPhone lainnya.
Apple saat itu membutuhkan waktu tambahan untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Kini, perusahaan diperkirakan akan menerapkan pendekatan serupa pada iPhone Ultra.
Teknologi Lipat Jadi Tantangan
Laporan sebelumnya menyebut Apple menghadapi tantangan dalam mengembangkan mekanisme engsel perangkat lipat.
Meski demikian, sejumlah sumber menyatakan perusahaan telah menyelesaikan sebagian besar kendala tersebut.
Walaupun begitu, proses produksi masih berjalan lebih lambat dibandingkan lini iPhone biasa.
Karena itu, Apple diperkirakan memilih peluncuran bertahap agar kualitas produk tetap terjaga.
Harga Diprediksi Tembus US$2.300
Selain stok yang terbatas, harga iPhone Ultra juga diperkirakan sangat tinggi.
Ming-Chi Kuo memperkirakan perangkat tersebut dibanderol sekitar US$2.300 hingga US$2.500.
Meski mahal, permintaan awal diprediksi tetap tinggi.
Banyak penggemar Apple dan kolektor diperkirakan ingin menjadi pengguna pertama perangkat lipat tersebut.
Akibatnya, waktu pengiriman bisa mencapai empat hingga enam minggu setelah pemesanan.
Potensi Kelangkaan dan Harga Jual Kembali
Pasokan yang terbatas berpotensi menciptakan kelangkaan di pasar.
Kondisi tersebut juga membuka peluang bagi penjual kembali untuk menawarkan harga yang lebih tinggi.
Fenomena seperti ini pernah terjadi saat Apple merilis beberapa produk populer sebelumnya.
Karena itu, konsumen yang ingin membeli iPhone Ultra pada gelombang pertama perlu bersiap menghadapi persaingan yang ketat.
Apple Sudah Siapkan Generasi Berikutnya
Meski model pertama belum meluncur, Apple dikabarkan telah menyiapkan penerusnya.
Sejumlah laporan menyebut perusahaan menargetkan iPhone lipat generasi kedua hadir pada 2027.
Langkah tersebut menunjukkan komitmen Apple untuk memperluas lini perangkat lipat di masa depan.
Jika seluruh rencana berjalan sesuai jadwal, iPhone Ultra akan menjadi salah satu produk Apple paling eksklusif pada 2026.
Alternatif Judul
- Apple Siapkan iPhone Ultra dengan Stok Sangat Terbatas
- iPhone Ultra Diprediksi Sulit Didapat Saat Peluncuran
- Apple Ulangi Strategi iPhone X untuk iPhone Ultra
- iPhone Ultra Siap Meluncur dengan Pasokan Awal Minim
- Rumor iPhone Ultra: Harga Premium, Stok Sangat Terbatas
“Baca Juga: Galaxy Z Fold 8 Ultra Dikabarkan Bawa S Pen Lagi“










