lbh-apik.or.id – Samsung mulai mempersiapkan penerus lini Galaxy A-Series. Bocoran terbaru memperlihatkan render Samsung Galaxy A18 yang menampilkan desain serta sejumlah informasi awal mengenai spesifikasinya.
Secara keseluruhan, Galaxy A18 masih mempertahankan identitas desain seri sebelumnya. Namun, Samsung menghadirkan beberapa penyempurnaan yang membuat tampilannya terlihat lebih modern.
“Baca Juga: Galaxy Z Flip 8 Bocor, Makin Tipis dan Ringan“
Galaxy A18 Tetap Mengusung Desain Khas A-Series
Render terbaru menunjukkan Galaxy A18 masih menggunakan desain yang sangat familiar. Samsung mempertahankan tata letak tiga kamera belakang seperti generasi sebelumnya.
Meski begitu, perusahaan membuat modul kamera terlihat lebih menyatu dengan panel belakang. Desain tersebut memberi kesan lebih rapi dan sederhana dibandingkan Galaxy A17.
Di bagian depan, Samsung kembali menggunakan layar dengan notch berbentuk tetesan air atau Infinity-U. Desain ini masih menjadi ciri khas ponsel Galaxy A di kelas menengah.
Bezel layar juga masih terlihat cukup tebal, terutama pada bagian bawah. Meskipun demikian, desain tersebut masih sesuai dengan karakter perangkat di segmen harga terjangkau.
Dimensi Lebih Ramping
Berdasarkan bocoran yang beredar, Galaxy A18 memiliki dimensi sekitar 164,4 x 77,8 x 7,84 mm.
Ketebalan tersebut membuat perangkat terlihat cukup ramping untuk penggunaan sehari-hari. Selain itu, bodinya diperkirakan tetap nyaman digenggam meski membawa layar berukuran besar.
Samsung juga diperkirakan tetap menggunakan material berkualitas agar perangkat terasa kokoh saat digunakan.
Samsung Siapkan Dua Versi Chipset Berbeda
Perubahan terbesar justru hadir pada sektor performa.
Laporan terbaru menyebut Samsung tidak lagi menggunakan chipset Exynos untuk seluruh varian Galaxy A18.
Sebaliknya, perusahaan akan membedakan chipset berdasarkan jenis jaringan.
Varian Galaxy A18 LTE dikabarkan menggunakan chipset MediaTek.
Sementara itu, Galaxy A18 5G akan mengandalkan chipset buatan Qualcomm.
Sayangnya, bocoran tersebut belum mengungkap tipe chipset yang akan digunakan pada masing-masing model.
Berbeda dengan Galaxy A17
Strategi ini berbeda dari Galaxy A17.
Pada generasi sebelumnya, Samsung membekali Galaxy A17 LTE dengan MediaTek Helio G99.
Sementara itu, Galaxy A17 5G menggunakan Exynos 1330 sebagai dapur pacu.
Perubahan ke Qualcomm pada model 5G menunjukkan Samsung kemungkinan ingin meningkatkan performa sekaligus efisiensi perangkat.
Namun, kepastian mengenai spesifikasi baru akan diketahui setelah Samsung mengumumkan produk tersebut secara resmi.
Belum Muncul di Sertifikasi TKDN
Hingga saat ini, Galaxy A18 juga belum muncul dalam daftar sertifikasi TKDN Kementerian Perindustrian.
Hal tersebut menunjukkan Samsung kemungkinan masih berada pada tahap akhir pengembangan sebelum memperkenalkan perangkat ke pasar.
Biasanya, sertifikasi mulai muncul beberapa pekan sebelum peluncuran resmi.
Karena itu, informasi mengenai spesifikasi lengkap, konfigurasi memori, kamera, hingga kapasitas baterai diperkirakan akan segera bermunculan dalam waktu dekat.
Galaxy A18 Berpotensi Menjadi Pilihan Menarik
Galaxy A-Series selama ini menjadi salah satu lini smartphone Samsung yang paling diminati.
Seri tersebut menawarkan keseimbangan antara harga, desain, dan performa.
Galaxy A18 tampaknya akan melanjutkan strategi tersebut.
Samsung mempertahankan desain yang sudah dikenal pengguna. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan peningkatan pada sektor chipset agar perangkat mampu bersaing di kelasnya.
Jika seluruh bocoran terbukti benar, Galaxy A18 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan smartphone dengan konektivitas modern, performa lebih baik, dan harga yang tetap kompetitif.
Samsung Masih Simpan Detail Resmi
Seluruh informasi mengenai Galaxy A18 saat ini masih berasal dari berbagai bocoran.
Samsung belum mengungkap jadwal peluncuran maupun spesifikasi lengkap perangkat tersebut.
Meski begitu, kemunculan render terbaru menjadi sinyal bahwa Galaxy A18 semakin dekat menuju pengumuman resmi.
Publik kini menantikan informasi lebih lanjut mengenai chipset, kamera, baterai, harga, serta ketersediaannya di berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Baca Juga: Google Ubah Magic Cue Jadi Proactive Assistance di Pixel 11“










