lbh-apik.or.id – Nothing dikabarkan sedang mengembangkan smartwatch premium pertamanya. Perangkat tersebut diperkirakan meluncur pada September 2026 dengan harga di bawah $300.
Informasi ini berasal dari pembocor teknologi Yogesh Brar. Menurutnya, smartwatch baru itu tetap mengusung identitas desain khas Nothing.
Ciri tersebut sebelumnya hadir pada lini ponsel dan perangkat audio perusahaan. Karena itu, banyak penggemar berharap desain smartwatch ini tampil berbeda dari pesaingnya.
Salah satu pendiri Nothing, Akis Evangelidis, turut memberi petunjuk melalui media sosial. Ia menulis “New product category” di akun X miliknya.
Unggahan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa Nothing sedang menyiapkan produk baru.
“Baca Juga: Bocoran OnePlus 16: Kamera 200MP dan Baterai 9.000mAh“
Smartwatch Baru Akan Mengisi Segmen Premium
Saat ini, Nothing telah memiliki produk wearable melalui merek CMF. Salah satunya adalah CMF Watch 3 Pro yang dijual sekitar $79.
Perangkat tersebut menawarkan layar AMOLED, GPS, panggilan Bluetooth, fitur kesehatan, dan baterai tahan lama.
Namun, CMF Watch menggunakan sistem operasi RTOS. Platform tersebut memiliki keterbatasan dalam menjalankan aplikasi pihak ketiga.
Karena itu, smartwatch Nothing diperkirakan hadir sebagai pilihan yang lebih premium.
Harga yang lebih tinggi juga membuka peluang hadirnya fitur yang lebih lengkap.
WearOS Berpotensi Menjadi Pilihan
Salah satu pertanyaan terbesar menyangkut sistem operasi yang akan digunakan. Banyak pengamat memperkirakan Nothing akan memilih WearOS.
Jika langkah itu terwujud, pengguna dapat menikmati lebih banyak aplikasi. Selain itu, integrasi dengan ponsel Android juga akan semakin baik.
Hingga kini, Nothing belum mengungkap spesifikasi resmi. Perusahaan juga belum membahas prosesor, layar, maupun sensor kesehatan.
Nothing Belajar dari Produk Sebelumnya
Nothing tampaknya memanfaatkan pengalaman dari lini CMF untuk mengembangkan produk baru.
CMF Watch Pro generasi pertama sempat mendapat kritik. Banyak pengguna menilai desainnya terlalu mirip Apple Watch dan perangkat lunaknya masih terbatas.
Selanjutnya, CMF Watch Pro 2 membawa sejumlah peningkatan.
Perangkat itu hadir dengan bodi logam, bezel yang dapat diganti, layar AMOLED, GPS, dan panggilan Bluetooth.
Perubahan tersebut mendapat respons positif dari pengguna. Karena itu, ekspektasi terhadap smartwatch Nothing kini semakin tinggi.
Persaingan Akan Semakin Ketat
Segmen smartwatch premium di bawah $300 sudah diisi banyak merek besar.
Samsung, Google, dan beberapa produsen China menjadi pesaing utama.
Nothing harus menawarkan nilai tambah agar mampu bersaing. Desain yang unik saja tidak cukup menarik perhatian pasar.
Perusahaan juga perlu menghadirkan pelacakan kesehatan yang akurat. Selain itu, pengalaman perangkat lunak harus berjalan lancar dan stabil.
Pengumuman Resmi Masih Ditunggu
Nothing belum mengumumkan smartwatch ini secara resmi. Meski begitu, berbagai bocoran menunjukkan bahwa peluncuran kemungkinan tidak akan berlangsung lama lagi.
Laporan juga menyebut peluncuran awal akan berlangsung di beberapa pasar tertentu.
Setelah itu, Nothing diperkirakan memperluas pemasaran ke negara lain.
Jika seluruh bocoran tersebut terbukti benar, smartwatch Nothing akan menjadi langkah penting bagi perusahaan. Produk ini juga berpotensi memperkuat ekosistem Nothing setelah sukses di pasar ponsel dan perangkat audio.
“Baca Juga: Apple Watch Ultra 4 Diprediksi Hadir dengan Baterai Lebih Awet“







