lbh-apik.or.id – Industri smartphone terlihat semakin seragam dalam beberapa tahun terakhir.
Produsen sering hanya menambah ukuran layar dan jumlah kamera.
Namun, inovasi kecerdasan terasa berjalan lambat.
Melalui ajang 2026 Meizu Fan Spring Festival, Meizu menghadirkan kejutan besar.
Perusahaan ini memperkenalkan Meizu 22 Next “AI Cube”.
Meizu menyebut perangkat ini sebagai spesies baru di dunia teknologi.
Perangkat ini bukan sekadar ponsel pintar konvensional.
Meizu merancangnya sebagai terminal AI mandiri.
“Baca Juga: OriginOS 6 Resmi Hadir, Vivo V40 Dapat Tampilan Baru“
Meizu 22 Next AI Cube Usung Konsep AI Mandiri
Meizu 22 Next hadir sebagai terminal AI berukuran 4 inci.
Ukuran kecil ini menyimpan kecerdasan buatan canggih.
Perangkat ini mendukung konektivitas 5G secara mandiri.
Meizu ingin mengubah cara manusia berinteraksi dengan mesin.
Pengguna tidak lagi bergantung pada sentuhan layar.
Percakapan suara menjadi pusat kendali utama.
Meizu menargetkan interaksi yang lebih alami dan intuitif.
Pendekatan ini berbeda dari smartphone pada umumnya.
AIOS Hilangkan Batasan Antarmuka Tradisional
Meizu membekali AI Cube dengan sistem operasi AIOS.
AIOS mengusung konsep antarmuka “AI-first”.
Sistem ini mengurangi ketergantungan pada menu dan ikon.
Pengguna bisa menjalankan tugas hanya melalui perintah suara.
Pengguna tidak perlu membuka aplikasi satu per satu.
AI Cube langsung mengeksekusi permintaan pengguna.
Teknologi Agent-to-Agent mendukung sistem ini.
Beberapa agen AI dapat bekerja sama menyelesaikan tugas kompleks.
Sistem robot tugas juga hadir untuk otomatisasi alur kerja.
Satu perintah suara bisa menjalankan beberapa proses sekaligus.
Meski begitu, Meizu tetap mendukung aplikasi berbasis tampilan standar.
Pengguna lama tetap bisa beradaptasi dengan nyaman.
Emotional AI Hadirkan Interaksi Lebih Manusiawi


Meizu memberikan fokus besar pada kecerdasan emosional.
Perusahaan ingin menghilangkan kesan kaku dalam interaksi AI.
AI Cube memiliki mesin avatar yang ekspresif.
Avatar ini menampilkan lebih dari 100 ekspresi emosional.
Avatar tersebut merespons pengguna secara dinamis.
Interaksi terasa lebih hidup dan personal.
Fitur AI Memory mendukung pengalaman ini.
Sistem ini mempelajari kebiasaan dan suasana hati pengguna.
AI Cube dapat mengingat konteks percakapan sebelumnya.
Respons yang diberikan menjadi lebih relevan.
Pendekatan ini membuat AI Cube terasa seperti pendamping digital.
Perangkat ini tidak sekadar menjawab perintah.
Pusat Kendali Ekosistem One-Flow
Meizu 22 Next berfungsi sebagai pusat kontrol ekosistem.
Perangkat ini terhubung dengan berbagai produk pintar.
Melalui sistem One-Flow, pengguna mengendalikan banyak perangkat.
Perintah suara mengontrol ponsel, IoT, dan rumah pintar.
Meizu juga mengintegrasikan perangkat kendaraan.
Satu perintah dapat mengatur banyak sistem sekaligus.
Meizu menyediakan aksesori pendukung yang fleksibel.
Pengguna bisa memakai AI Cube sebagai clip-on.
Perangkat ini juga cocok untuk meja kerja dan mobil.
Fleksibilitas ini memperluas skenario penggunaan harian.
Produk Pendukung: Charger dan Kacamata AI
Selain AI Cube, Meizu memperkenalkan pengisi daya Pandaer 66W.
Charger ini mendukung pengisian nirkabel cepat.
Sistem pendingin aktif 3D menjaga suhu perangkat.
Pengguna bisa mengisi daya secara vertikal atau horizontal.
Meizu juga meluncurkan kacamata StarV Snap AI.
Perangkat ini memakai chip dari Qualcomm Snapdragon AR1.
Kacamata ini membawa kamera 12MP dan asisten AI bawaan.
Pengguna dapat mengakses informasi langsung di depan mata.
Penutup: Awal Ekosistem AI Baru Meizu
Meizu belum mengumumkan harga dan jadwal rilis AI Cube.
Namun, Meizu membuka peluang kolaborasi pengembang.
Langkah ini menunjukkan ambisi jangka panjang Meizu.
AI Cube menjadi awal ekosistem AI yang lebih luas.
Dengan pendekatan emosional dan otomatisasi, Meizu menawarkan alternatif segar.
Pasar kini menunggu apakah inovasi ini akan mengubah kebiasaan digital.
“Baca Juga: Honor Magic Pad 3 Pro Jadi Tablet Android Terkencang 2025“









