lbh-apik.or.id – Samsung menghadirkan pendekatan baru untuk kecerdasan buatan (AI) pada Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra. Perusahaan tidak lagi menonjolkan AI sebagai teknologi utama. Sebaliknya, Samsung memilih menghadirkan fitur yang benar-benar membantu aktivitas sehari-hari pengguna.
Strategi ini muncul ketika banyak konsumen mulai mempertanyakan manfaat AI generatif. Selain itu, sebagian masyarakat juga semakin kritis terhadap pembangunan pusat data yang mendukung teknologi tersebut. Karena itu, Samsung ingin menghadirkan AI yang terasa lebih berguna dan mudah digunakan.
“Baca Juga: OnePlus 16 Muncul di Teaser, Siap Andalkan Fitur Gaming“
Samsung Ingin AI Terasa Sederhana
Dalam wawancara dengan Tom’s Guide, Executive Vice President Samsung, Jay Kim, menjelaskan bahwa perusahaan tidak ingin pengguna merasa kewalahan oleh banyaknya fitur AI.
Menurutnya, industri selama ini terlalu berfokus pada kemampuan teknologi. Kini, Samsung mengubah arah dengan mengutamakan manfaat yang langsung dirasakan pengguna.
Ia menegaskan bahwa AI seharusnya membantu pekerjaan sehari-hari tanpa membuat pengguna harus mempelajari banyak hal baru. Oleh karena itu, Samsung merancang fitur AI agar bekerja secara alami di dalam sistem.
Now Nudge Permudah Mengelola Jadwal
Salah satu fitur baru yang mencerminkan strategi tersebut ialah Now Nudge. Fitur ini mampu memahami konteks dari pesan yang diterima pengguna.
Misalnya, ketika seseorang menerima pesan berisi jadwal pertemuan, perangkat langsung menampilkan tombol menuju aplikasi Calendar. Setelah pengguna mengetuk tombol tersebut, kalender akan terbuka melalui tampilan Split View sehingga proses membuat jadwal menjadi lebih cepat.
Samsung ingin mengurangi langkah-langkah yang sebelumnya harus dilakukan secara manual. Dengan begitu, pengguna dapat menyelesaikan pekerjaan tanpa berpindah aplikasi berkali-kali.
My FanCam Bantu Edit Video Lebih Praktis
Samsung juga menghadirkan fitur My FanCam untuk mempermudah proses penyuntingan video.
Melalui fitur ini, pengguna cukup memilih satu orang sebagai subjek utama. Selanjutnya, sistem akan memotong ulang video sehingga fokus tetap mengikuti orang tersebut.
Pengguna juga dapat menentukan rasio layar sesuai kebutuhan. Meskipun fitur ini menggunakan AI, Samsung tidak menempatkannya sebagai elemen yang mencolok. Pengguna hanya perlu menekan ikon AI ketika ingin memanfaatkannya.
Menurut Jay Kim, keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi agar AI hadir secara alami tanpa mengganggu pengalaman menggunakan perangkat.
AI Membantu Menyelesaikan Aktivitas Harian
Samsung juga memperluas kemampuan Gemini Intelligence melalui fitur otomatisasi tugas. Sistem ini kini mendukung sekitar 40 aplikasi yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari.
Pengguna dapat meminta perangkat membantu mencari hotel, memesan restoran, merencanakan perjalanan, hingga mencari tiket acara. Selanjutnya, AI akan menghubungkan berbagai layanan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permintaan tersebut.
Namun, Samsung tetap memberikan kendali penuh kepada pengguna. AI tidak akan melakukan pembayaran atau pembelian tanpa persetujuan terlebih dahulu.
Pendekatan tersebut bertujuan menjaga rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap teknologi AI.
Samsung Utamakan Pengalaman Pengguna
Samsung menilai pengalaman pengguna jauh lebih penting daripada sekadar menambah jumlah fitur AI.
Karena itu, perusahaan memilih mengembangkan teknologi secara bertahap. Setiap fitur harus bekerja dengan baik sebelum diperluas ke kemampuan lain.
Strategi ini juga menjadi respons terhadap meningkatnya keraguan sebagian masyarakat terhadap AI generatif. Samsung berharap pengguna dapat merasakan manfaat AI secara langsung tanpa harus memahami teknologi yang bekerja di baliknya.
Strategi Baru Berpotensi Jadi Tren Industri
Pendekatan Samsung berpotensi memengaruhi arah perkembangan industri smartphone.
Selama beberapa tahun terakhir, banyak produsen berlomba menghadirkan sebanyak mungkin fitur AI. Kini, Samsung justru memilih menghadirkan fitur yang sederhana, mudah digunakan, dan benar-benar membantu aktivitas harian.
Melalui Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra, Samsung menunjukkan bahwa AI tidak harus selalu tampil mencolok. Teknologi justru akan terasa lebih bernilai ketika mampu bekerja di belakang layar dan mempermudah kehidupan pengguna setiap hari.
Alternatif Judul Artikel
Samsung Ubah Strategi AI, Utamakan Manfaat bagi Pengguna
Samsung Fokus pada AI yang Lebih Berguna di Galaxy Z Fold 8
Galaxy Z Fold 8 Hadirkan AI yang Lebih Praktis untuk Pengguna
Samsung Pilih AI Sederhana demi Pengalaman Pengguna
AI Galaxy Z Fold 8 Kini Lebih Cerdas dan Tidak Mengganggu
“Baca Juga: Galaxy Buds Canal 5 Bocor, Ear Hook Khusus Olahraga“










