lbh-apik.or.id – Apple kembali memimpin pasar smartwatch global pada kuartal pertama 2026. Laporan terbaru Counterpoint Research menunjukkan peningkatan penjualan yang sangat kuat.
Perusahaan asal Cupertino tersebut menguasai 23 persen pasar smartwatch dunia. Angka ini naik dari 20 persen pada periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan tersebut membuat jarak Apple dengan para pesaing semakin lebar. Saat ini, Apple unggul enam persen dari kompetitor terdekatnya.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari hadirnya fitur kesehatan yang lebih lengkap. Selain itu, Apple Watch SE 3 juga menarik minat banyak pengguna karena harganya lebih terjangkau.
Posisi Apple di pasar smartwatch kini terlihat jauh lebih dominan dibanding banyak merek lainnya.
“Baca Juga: ADVAN Ultra Watch Resmi, Andalkan GPS dan AI Voice“
Apple Watch Jadi Motor Pertumbuhan
Apple tidak hanya memimpin pasar. Perusahaan ini juga mencatat pertumbuhan tercepat di antara sepuluh merek smartwatch terbesar dunia.
Counterpoint Research mencatat pertumbuhan penjualan Apple mencapai 21 persen secara tahunan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di kategori smartwatch global.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap Apple Watch masih sangat kuat. Konsumen juga terus mempercayai ekosistem perangkat Apple yang saling terhubung.
Selain itu, dukungan pembaruan sistem yang konsisten membuat banyak pengguna tetap memilih Apple Watch.
Pasar Smartwatch Terus Berkembang
Industri smartwatch menunjukkan tren yang berbeda dibanding smartphone dan tablet.
Pasar smartphone mulai tumbuh lebih lambat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pasar smartwatch masih menunjukkan perkembangan positif.
Counterpoint Research melaporkan pengiriman smartwatch global naik empat persen pada kuartal pertama 2026.
Para analis juga memperkirakan pertumbuhan pasar akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan.
Fitur kesehatan, kebugaran, dan pemantauan aktivitas menjadi alasan utama banyak konsumen membeli smartwatch.
Karena itu, produsen perangkat wearable masih memiliki peluang besar untuk berkembang.
Samsung Mengalami Penurunan Tajam
Di tengah pertumbuhan pasar, Samsung justru menghadapi situasi yang berbeda.
Pangsa pasar Samsung turun dari tujuh persen menjadi lima persen dalam setahun terakhir.
Selain itu, pengiriman smartwatch Samsung turun hingga 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penurunan tersebut cukup mengejutkan. Sebab, Samsung sebelumnya meluncurkan Galaxy Watch 8 dan Galaxy Watch 8 Classic yang mendapat respons positif.
Meski demikian, penjualan perangkat tersebut belum mampu mengangkat performa perusahaan secara keseluruhan.
Banyak toko juga mulai menawarkan diskon besar untuk menarik minat pembeli.
Huawei dan Xiaomi Coba Mengejar
Beberapa merek lain berhasil memanfaatkan situasi ini untuk meningkatkan penjualan.
Huawei mencatat pertumbuhan sebesar 12 persen. Sementara itu, Xiaomi membukukan pertumbuhan sembilan persen.
Imoo juga berhasil meningkatkan penjualan meski pertumbuhannya lebih kecil.
Meski demikian, tidak ada satu pun merek yang mampu mendekati laju pertumbuhan Apple.
Keunggulan Apple masih terlihat dari jumlah pengguna, penjualan, dan loyalitas pelanggan.
Apple Masih Sulit Digoyang
Banyak analis menilai posisi Apple masih sangat aman dalam waktu dekat.
Perusahaan tersebut memiliki merek yang kuat dan basis pengguna yang besar. Selain itu, Apple terus menghadirkan fitur baru yang menarik.
Apple Watch Series 11 yang sudah beredar juga mendapat respons positif dari pasar.
Dalam beberapa bulan ke depan, Apple diperkirakan akan memperkenalkan Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4.
Jika harga kedua perangkat tersebut tetap kompetitif, Apple berpeluang mempertahankan dominasinya.
Masa Depan Pasar Smartwatch
Persaingan smartwatch diperkirakan akan semakin ketat dalam beberapa tahun mendatang.
Namun saat ini, Apple masih berada jauh di depan para pesaingnya.
Kombinasi fitur kesehatan, pengalaman pengguna yang baik, dan dukungan perangkat lunak menjadi kekuatan utama perusahaan.
Selama strategi tersebut terus berjalan, Apple berpeluang mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar smartwatch global untuk waktu yang lama.
“Baca Juga: iPhone 18 Pro Bisa Lebih Mahal, Ini Penyebabnya“










