lbh-apik.or.id – Seorang editor Tom’s Guide memutuskan kembali menggunakan Windows setelah mencoba Dell XPS 13 (2026) selama satu minggu. Sebelumnya, ia menggunakan MacBook Pro selama sekitar dua setengah tahun.
Arif Bacchus, penguji perangkat di Future Media, mengaku sempat meninggalkan Windows karena merasa perkembangannya berjalan lambat. Namun, pengalaman menggunakan Dell XPS 13 membuatnya melihat banyak perubahan positif pada sistem operasi Microsoft.
Menurutnya, kombinasi perangkat keras yang ringkas dan pembaruan Windows menghadirkan pengalaman yang jauh lebih nyaman dibandingkan beberapa tahun lalu.
“Baca Juga: Bocoran iPhone 18e: Apple Siapkan RAM 9GB Baru“
Dell XPS 13 Tawarkan Desain Ringkas dan Mudah Dibawa
Dell membekali XPS 13 (2026) dengan layar sentuh InfinityEdge 13,4 inci beresolusi 2.5K.
Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core Series 3 “Wildcat Lake”, RAM 8GB, serta SSD 512GB.
Dell juga menghadirkan bodi aluminium dengan ketebalan sekitar 0,5 inci. Bobotnya hanya sekitar 2,2 pon atau sekitar 1 kilogram.
Arif langsung merasakan perbedaan saat membawa laptop tersebut setiap hari.
Sebelumnya, ia menggunakan MacBook Pro 16 inci dengan bobot sekitar 4,8 pon. Laptop itu terasa cukup berat ketika dibawa ke kantor.
Sebaliknya, Dell XPS 13 masuk dengan mudah ke dalam tas selempangnya. Bahkan, ia mengaku hampir tidak menyadari keberadaan laptop tersebut saat bepergian.
Layar Sentuh Beri Pengalaman Lebih Praktis
Arif juga menikmati kehadiran layar sentuh pada XPS 13.
Ia menggunakan fitur tersebut saat merakit Lego sambil mengikuti panduan di layar. Selain itu, layar sentuh membuat navigasi terasa lebih cepat dan nyaman.
Pengalaman bermain game melalui Xbox Game Pass juga terasa lebih menyenangkan berkat kontrol sentuh.
Ia kemudian membandingkan XPS 13 dengan MacBook Air 13 inci.
Menurutnya, MacBook Air tetap menawarkan kualitas tinggi. Namun, XPS 13 memiliki beberapa keunggulan.
Laptop Dell tersebut terasa lebih ringan, lebih tipis, dan menawarkan layar sentuh.
Selain itu, fitur Windows Hello memberikan proses masuk yang lebih praktis dibandingkan Touch ID karena pengguna tidak perlu menekan tombol daya.
RAM 8GB Tetap Mampu Menangani Aktivitas Harian
Banyak pengguna menganggap RAM 8GB sudah tidak memadai. Namun, Arif memiliki pengalaman berbeda.
Meski sebelumnya menggunakan MacBook Pro dengan RAM 36GB, ia jarang menemui kendala saat memakai XPS 13.
Menurutnya, browser modern kini mengelola penggunaan memori dengan lebih efisien.
Google Chrome dan Microsoft Edge dapat menidurkan tab yang tidak digunakan. Cara tersebut membantu menghemat RAM dan menjaga performa tetap stabil.
Selama pengujian, Arif menjalankan Chrome, Slack, Microsoft Teams, WhatsApp, Google Docs, dan aplikasi pengeditan foto ringan.
Ia mengaku hampir tidak merasakan perbedaan performa dibandingkan MacBook Pro miliknya.
Namun, ia tetap menyarankan RAM lebih besar bagi pengguna yang sering mengedit video atau menjalankan aplikasi berat.
Baterai Bertahan Sepanjang Hari Kerja
Daya tahan baterai juga memberikan kesan positif.
Arif menggunakan XPS 13 selama satu hari kerja dengan tingkat kecerahan layar sekitar 32 persen.
Saat tiba di rumah, baterai masih menyisakan sekitar 44 persen.
Ia bahkan masih sempat menonton YouTube dan berbelanja di Amazon sebelum mengisi ulang baterai.
Meski begitu, ia mengakui MacBook Pro masih menawarkan daya tahan yang lebih lama.
Namun, menurutnya, XPS 13 sudah mampu memenuhi kebutuhan kerja harian tanpa kendala.
Windows Kini Terasa Lebih Cepat dan Modern
Selain perangkat keras, Arif juga menilai Windows mengalami banyak peningkatan.
Microsoft menghadirkan Start Menu yang lebih mudah diatur sesuai kebutuhan pengguna.
Daftar aplikasi kini tampil lebih rapi melalui tampilan daftar maupun kategori.
Windows juga menghadirkan area Phone Link yang memudahkan pengguna mengakses notifikasi dan pesan dari iPhone.
Microsoft bahkan sedang menguji fitur untuk memindahkan posisi Taskbar melalui versi beta.
Selain itu, pengguna kini dapat menghapus konten MSN dari panel widget agar tampil lebih sederhana.
Arif juga merasakan peningkatan pada File Explorer yang lebih responsif.
Windows Update kini membutuhkan waktu lebih singkat. Sementara itu, fitur pencarian memberikan hasil yang lebih akurat.
Dell XPS 13 Jadi Alternatif Menarik bagi Pengguna Laptop Tipis
Arif menilai tidak ada satu fitur yang langsung membuatnya kembali menggunakan Windows.
Namun, gabungan seluruh peningkatan tersebut memberikan pengalaman yang jauh lebih baik.
Dell XPS 13 menghadirkan desain ringkas, performa stabil, dan pengalaman Windows yang lebih matang.
Karena itu, laptop ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin kembali menggunakan Windows.
Selain itu, XPS 13 juga dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang kesulitan memperoleh MacBook Air akibat gangguan pasokan komponen di pasar.
“Baca Juga: Pixel 11 Series Bocor: HiLight, Harga, dan Zoom 120x“










