lbh-apik.or.id – Apple mengklaim layar nano-texture pada iPhone Duo dapat menyamarkan bekas lipatan atau crease.
Namun, pengguna baru bisa menilai ketahanan teknologi tersebut setelah pemakaian dalam jangka panjang. Sesi hands-on singkat belum cukup untuk membuktikan daya tahannya.
Apple akan mulai menjual iPhone Duo kepada konsumen pada bulan depan. Saat ini, publik baru mendapat kesempatan mencoba perangkat tersebut dalam waktu singkat.
“Baca Juga: Honor Magic 9 Pro Max Bawa Kamera ARRI dan Baterai 8.800mAh“
Nano-Texture Membuat Crease Lebih Sulit Terlihat
Crease masih menjadi salah satu tantangan utama pada ponsel lipat. Teknologi layar fleksibel saat ini belum dapat menghilangkan bekas lipatan sepenuhnya.
Produsen lain terus mengembangkan cara untuk menyamarkan crease. Namun, bekas lipatan biasanya tetap terlihat ketika pengguna melihat layar dari sudut tertentu.
Apple mengambil pendekatan berbeda pada iPhone Duo. Perusahaan menggunakan lapisan nano-texture untuk mengurangi pantulan cahaya pada permukaan layar.
Lapisan tersebut membuat pantulan cahaya menjadi lebih rendah. Karena itu, mata pengguna lebih sulit melihat bekas lipatan pada layar.
Sejumlah orang yang mencoba iPhone Duo memberikan tanggapan berbeda. Sebagian pengguna menilai crease hampir tidak terlihat.
Namun, pengguna lain masih melihat bekas lipatan pada layar. Beberapa laporan hands-on juga menyebut pengguna lebih mudah merasakan crease dengan jari.
Pemakaian Jangka Panjang Menjadi Tantangan Berikutnya
Kondisi layar saat perangkat masih baru belum menggambarkan ketahanan sebenarnya. Pengguna akan terus membuka dan menutup layar selama menggunakan iPhone Duo.
Gerakan tersebut dapat memberikan tekanan berulang pada bagian layar yang sama. Karena itu, kondisi crease dapat berubah setelah pemakaian selama berbulan-bulan.
Galaxy Z Fold 8 dapat menjadi gambaran mengenai tantangan tersebut. Samsung mengirim perangkat tersebut dalam kondisi terbuka ketika konsumen menerima produknya.
Layar yang baru terlihat rata dapat menunjukkan bekas lipatan setelah pengguna membuka dan menutup perangkat berulang kali. Pemakaian dalam waktu panjang dapat membuat crease semakin mudah terlihat.
Karena itu, pengguna perlu menunggu pengalaman konsumen dalam beberapa bulan. Hasil tersebut dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai ketahanan layar iPhone Duo.
Apple Klaim iPhone Duo Memiliki Daya Tahan Tinggi
Sejumlah eksekutif Apple telah menyampaikan keyakinan terhadap ketahanan iPhone Duo. Apple juga menilai perangkat tersebut dapat bertahan lebih lama daripada sejumlah ponsel lipat pesaing.
Namun, pengguna membutuhkan bukti dari pemakaian sehari-hari. Uji ketahanan ekstrem juga dapat memberikan informasi tambahan mengenai kemampuan layar.
Kreator konten kemungkinan akan menguji perangkat dengan membuka dan menutup layar ribuan kali. Pengujian tersebut dapat memperlihatkan perubahan kondisi layar dalam waktu lebih singkat.
Meski demikian, pengujian ekstrem tidak selalu mencerminkan penggunaan normal. Karena itu, pengalaman konsumen tetap menjadi salah satu sumber informasi penting.
Crease iPhone Duo Masih Menunggu Pembuktian
iPhone Duo memang menunjukkan kemampuan menyamarkan crease sejak awal pemakaian. Teknologi nano-texture membuat bekas lipatan lebih sulit terlihat dalam sesi hands-on.
Namun, Apple belum dapat membuktikan ketahanan efek tersebut dalam jangka panjang. Pengguna perlu melihat kondisi layar setelah perangkat mengalami ribuan kali lipatan.
Karena itu, ulasan awal hanya menggambarkan kondisi perangkat saat masih baru. Hasil penggunaan beberapa bulan akan memberikan informasi yang lebih relevan.
Apple tetap menunjukkan langkah berbeda dalam menghadapi masalah crease. Jika lapisan nano-texture mampu mempertahankan efeknya, teknologi tersebut dapat memengaruhi perkembangan ponsel lipat.
Kompetitor juga dapat mengembangkan pendekatan serupa untuk mengurangi gangguan visual pada layar lipat. Dengan demikian, ketahanan layar akan menjadi salah satu perhatian utama setelah iPhone Duo beredar.
Pada akhirnya, waktu akan menentukan kemampuan sebenarnya dari layar iPhone Duo. Konsumen dapat menilai teknologi tersebut melalui penggunaan nyata, bukan hanya klaim peluncuran.
“Baca Juga: Bocoran Huawei Mate 90 Series dan Desain Terbarunya“








