lbh-apik.or.id – Samsung Siap Hadirkan Dua Galaxy Z Fold: Samsung bersiap merombak pengalaman ponsel lipat dengan menghadirkan varian baru. Pada 2026, perusahaan teknologi ini akan meluncurkan dua model Galaxy Z Fold. Salah satu model yang paling menarik adalah varian lebar atau “wide-type”.
Model ini menyatukan dua panel berasio 18:9 dan menghasilkan layar dalam 18:18 saat pengguna membukanya. Bentuk layar ini hampir persegi dan sangat berbeda dengan rasio 18:20 pada Galaxy Z Fold 7. Dengan layar lebih lebar, pengguna bisa bermain game dengan ruang kontrol yang luas. Selain itu, membuka dua aplikasi sekaligus terasa lebih nyaman. Bahkan, menonton video terasa lebih imersif tanpa adanya black bar.
“Baca Juga: ASUS Pimpin Pasar Copilot+ PC 2025 Berkat Laptop AI 45+ TOPS“
Varian Tradisional Tetap Dipertahankan
Selain model wide, Samsung tetap merilis varian tradisional sebagai penerus langsung Galaxy Z Fold 7. Varian ini kemungkinan mempertahankan desain tinggi dan ramping yang sudah dikenal. Dengan strategi ini, Samsung ingin menarik pengguna dengan kebutuhan berbeda. Ada yang fokus pada produktivitas, sementara lainnya lebih tertarik pada pengalaman multimedia.
Menariknya, model wide direncanakan hadir secara global. Ini berbeda dengan edisi khusus pada 2024 yang hanya rilis di Korea dan China. Langkah ini menunjukkan keseriusan Samsung dalam memperluas pasar foldable.
Persaingan Ketat dengan Apple di 2026
Samsung memilih tahun 2026 bukan tanpa alasan. Apple disebut akan meluncurkan iPhone lipat pertama pada periode yang sama. Kehadiran Apple jelas akan memanaskan persaingan di pasar foldable.
Menurut analisis Omdia, pengiriman perangkat lipat akan melonjak. Pada 2025, jumlahnya mencapai sekitar 23,5 juta unit atau 2,2% dari seluruh smartphone. Pada 2027, angka itu diproyeksikan naik menjadi lebih dari 51 juta unit. Masuknya Apple kemungkinan besar memicu lonjakan tersebut.
Inovasi Lain: Galaxy Z TriFold
Sambil menunggu 2026, Samsung menyiapkan kejutan lain. Galaxy Z TriFold disebut akan meluncur pada akhir 2025 di Korea Selatan dan China. Perangkat ini memberi kesempatan Samsung untuk menguji format layar baru. Dengan inovasi ini, Samsung ingin menjaga keunggulannya sebelum Apple hadir.
Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 sebelumnya sudah membuktikan ketahanan dan performa tinggi. Kehadiran TriFold akan memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin inovasi ponsel lipat.
Strategi Samsung Menghadapi Masa Depan
Strategi Samsung terlihat jelas. Perusahaan berusaha menghadirkan seri Fold dengan beragam pilihan. Model wide akan memikat pengguna yang ingin pengalaman seperti tablet mini. Sementara varian tradisional akan mempertahankan peminat lama yang sudah nyaman dengan desain ramping.
Integrasi AI juga akan semakin mendukung produktivitas. Samsung menempatkan dirinya sebagai pemain utama di pasar foldable. Namun, perusahaan tetap harus waspada terhadap tantangan, termasuk kompetisi dan isu keamanan.
Samsung Siap Hadirkan Dua Galaxy Z Fold: Tahun Menarik bagi Penggemar Foldable
Tahun 2026 akan menjadi momen penting bagi dunia ponsel lipat. Samsung siap meluncurkan dua model Galaxy Z Fold dengan keunggulan berbeda. Kehadiran Apple menambah panasnya persaingan.
Apakah Anda lebih memilih model lebar yang nyaman untuk gaming dan video? Atau tetap setia pada varian ramping yang sudah teruji? Pilihan ada di tangan Anda, namun yang jelas era ponsel lipat memasuki babak baru.
“Baca Juga: Harga iPhone 17 Series Resmi: Rp13 Juta hingga Rp32,8 Juta“









