lbh-apik.or.id – Nokia Resmikan Kampus R&D Oulu: Nokia meresmikan pusat penelitian dan manufaktur baru di Oulu, Finlandia, pada 5 September 2025. Fasilitas ini dinamakan “Home of Radio”. Kehadiran pusat riset ini menegaskan ambisi Nokia untuk memperkuat peran mereka dalam pengembangan jaringan 5G dan 6G.
“Baca Juga: Samsung Galaxy S25 vs S25 FE: Pilih Mana di 2025?“
Menggabungkan Riset dan Produksi di Satu Lokasi
Fasilitas ini menyatukan peneliti, insinyur, hingga proses produksi di satu tempat. Dengan cara ini, Nokia bisa mempercepat alur kerja. Seluruh tahapan pengembangan tersedia di kampus ini. Tim dapat melakukan pengujian awal, merancang chip, membuat perangkat keras, hingga mengembangkan perangkat lunak dan paten.
Menjadi Pusat Standardisasi 5G dan 6G
Selain riset, kampus ini juga mendukung standardisasi teknologi 5G. Nokia berkomitmen untuk berperan aktif dalam membangun standar global. Mereka juga menaruh fokus pada pengembangan system-on-chip. Pabrik di lokasi yang sama memproduksi perangkat radio dan baseband 5G. Dengan begitu, Nokia memastikan Eropa memiliki jaringan yang aman dan mandiri.
Kolaborasi dengan Ekosistem Teknologi
CEO Nokia, Justin Hotard, menjelaskan alasan memilih Oulu. Kota ini memiliki ekosistem kuat yang menyatukan universitas, startup, dan pusat pengujian NATO DIANA. Kolaborasi dengan berbagai pihak mempercepat lahirnya ide baru. Nokia ingin menciptakan lingkungan riset yang mendorong inovasi nirkabel bergerak dari konsep hingga penerapan nyata.
Fokus pada Keberlanjutan Energi
Kampus baru Nokia tidak hanya berbicara soal teknologi. Mereka juga berkomitmen pada prinsip ramah lingkungan. Seluruh kegiatan di fasilitas ini menggunakan energi terbarukan. Bahkan, energi berlebih dari kampus akan disalurkan untuk memanaskan sekitar 20 ribu rumah di Oulu. Langkah ini menunjukkan kepedulian Nokia terhadap masa depan energi hijau.
Peran Besar untuk Kedaulatan Teknologi Eropa
Nokia menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya untuk memperkuat bisnis. Mereka ingin memberi kontribusi besar bagi kedaulatan teknologi Eropa. Dengan menyediakan lingkungan simulasi jaringan nyata, Nokia bisa menyesuaikan sistem 5G dan 6G untuk mendukung perkembangan kecerdasan buatan (AI). Kehadiran fasilitas ini juga memberi keunggulan kompetitif bagi Eropa di tengah persaingan global.
Penutup: Nokia Resmikan Kampus R&D Oulu
Langkah Nokia membangun kampus R&D dan manufaktur di Oulu menjadi sinyal kuat ambisi mereka di era 5G dan 6G. Dengan dukungan ekosistem teknologi yang solid serta komitmen terhadap energi terbarukan, Nokia berusaha menghadirkan inovasi nirkabel yang lebih cepat dan ramah lingkungan. Upaya ini juga memperkuat posisi Eropa dalam menghadapi persaingan global di sektor teknologi.
“Baca Juga: Google Batasi Sideloading Android, ADB Jadi Solusi Alternatif“










