lbh-apik.or.id – Motorola resmi meluncurkan Edge 70 Max sebagai smartphone flagship killer di beberapa negara. Perangkat ini menawarkan spesifikasi premium dengan harga sekitar 623 dolar AS. Namun, kebijakan pembaruan perangkat lunaknya langsung memicu kritik dari banyak pengamat teknologi.
Motorola hanya menjanjikan dua tahun pembaruan Android dan tiga tahun pembaruan keamanan di beberapa wilayah. Kebijakan tersebut dianggap tertinggal karena banyak pesaing kini menawarkan dukungan yang jauh lebih lama.
“Baca Juga: Pixel Watch 5 Bocor, Desain Lama Fitur Makin Canggih“
Motorola Berikan Masa Update Berbeda di Tiap Negara
Laporan dari sejumlah media mengungkap adanya perbedaan kebijakan pembaruan berdasarkan wilayah pemasaran.
Motorola Swedia dan Inggris mencantumkan dukungan dua tahun pembaruan Android serta tiga tahun pembaruan keamanan.
Sementara itu, Motorola India memberikan kebijakan yang sedikit lebih baik. Perusahaan menjanjikan tiga tahun pembaruan Android dan lima tahun pembaruan keamanan.
Motorola juga menambahkan catatan bahwa masa dukungan perangkat lunak dapat berbeda di setiap negara.
Perbedaan tersebut membuat banyak pengguna mempertanyakan konsistensi kebijakan perusahaan.
Kebijakan Motorola Tertinggal dari Para Pesaing
Dukungan dua hingga tiga tahun dinilai kurang layak untuk smartphone premium pada 2026.
Google saat ini menawarkan tujuh tahun pembaruan Android dan keamanan pada lini Pixel terbaru.
Samsung juga menerapkan kebijakan serupa untuk seri Galaxy S26.
Apple bahkan terus memberikan pembaruan sistem operasi pada perangkat yang telah berusia beberapa tahun.
Perbandingan tersebut membuat Motorola terlihat tertinggal di kelas flagship.
Banyak konsumen kini mempertimbangkan masa dukungan perangkat lunak sebelum membeli smartphone baru.
Motorola Justru Punya Produk dengan Dukungan Lebih Lama
Hal yang paling membingungkan datang dari kebijakan internal Motorola sendiri.
Perusahaan sebelumnya merilis lini Signature dengan harga yang hampir sama.
Menariknya, perangkat tersebut memperoleh dukungan perangkat lunak hingga tujuh tahun.
Padahal, kedua smartphone sama-sama menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 5.
Perbedaan tersebut membuat banyak pengamat mempertanyakan alasan Motorola memangkas masa pembaruan untuk Edge 70 Max.
Spesifikasi Tetap Menjadi Daya Tarik Utama
Di luar kontroversi tersebut, Motorola Edge 70 Max tetap menawarkan spesifikasi yang sangat menarik.
Smartphone ini menggunakan prosesor Qualcomm generasi terbaru untuk menghasilkan performa tinggi.
Motorola juga menyematkan baterai berkapasitas 7.100 mAh yang mampu bertahan lebih lama dalam penggunaan harian.
Perangkat ini mendukung pengisian daya kabel 90W sehingga baterai dapat terisi dengan cepat.
Selain itu, Edge 70 Max menghadirkan pengisian daya nirkabel magnetik dengan standar Qi 2.2.
Fitur tersebut bahkan belum tersedia secara penuh pada beberapa pesaing di kelas premium.
Motorola juga melengkapi perangkat ini dengan layar 6,82 inci dan RAM 12 GB untuk mendukung aktivitas berat.
Dukungan Software Kini Jadi Faktor Penting
Saat ini, konsumen tidak lagi hanya melihat spesifikasi perangkat.
Masa dukungan sistem operasi juga menjadi pertimbangan utama karena berkaitan dengan keamanan dan fitur baru.
Pembaruan yang lebih panjang membuat smartphone tetap aman serta relevan dalam jangka waktu lebih lama.
Karena itu, banyak pengguna berharap Motorola mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut.
Beberapa produsen memang pernah memberikan pembaruan tambahan di luar janji awal. Namun, konsumen sebaiknya tidak bergantung pada kemungkinan tersebut.
Motorola Perlu Meninjau Ulang Strateginya
Motorola Edge 70 Max hadir dengan kombinasi performa tinggi, baterai besar, dan teknologi pengisian daya modern.
Sayangnya, masa dukungan perangkat lunak yang singkat menjadi kelemahan paling besar dari smartphone ini.
Jika Motorola ingin bersaing dengan Google, Samsung, dan Apple, perusahaan perlu memberikan komitmen pembaruan yang lebih panjang.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan digital, dukungan perangkat lunak kini menjadi kebutuhan utama, bukan lagi sekadar nilai tambah.
“Baca Juga: Tecno Pova 8 5G Resmi, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh“









